Alap-Alap Sapi (Falco moluccensis)

Posted by ReTRo


Tubuh berukuran kecil (30 cm). 
Jantan:Tubuh bagian atas coklat gelap. Mahkota dan Tubuh bagian atas kekuningan, bergaris dan bintik hitam tebal. Tubuh bagian bawah kuning suram dengan coretan hitam tebal. Ekor abu-abu kebiruan ujung putih dan garis lebar hitam di sub-terminal. Betina: ukuran lebih besar, garis tebal pada ekor. 
Iris coklat, paruh abu-abu kebiruan, ujung hitam, sera kuning, tungkai dan kaki kuning.
Terbang melingkar perlahan, melayang-layang diam sambil mengepak sayap. Menukik saat memangsa. Bertengger pada tiang, pohon, batu cadas.
Makanan: mamalia kecil, kelelawar, burung, kadal, serangga.
Sarang besar dari ranting, berlapis daun, epifit, atau lumut, pada pohon terisolir, atau pada lubang pohon.Telur berwarna kemerahan, berbintik coklat, jumlah 4 butir.
Berbiak bulan April-Agustus. 

Penetap. Endemik Indonesia. CITES II.
Jumlah sangat sedikit dan frekuensi agak jarang.
Peringkat perjumpaan: (4) agak sulit.




More aboutAlap-Alap Sapi (Falco moluccensis)

wallpapaer foto iwan fals | galang fals koleksi

Posted by ReTRo



More aboutwallpapaer foto iwan fals | galang fals koleksi

foto iwan fals | galang fals koleksi

Posted by ReTRo



More aboutfoto iwan fals | galang fals koleksi

Polres Sita 36 Sepeda Motor Dan Tangkap 3 Tersangka

Posted by ReTRo

Rembang-Dari hasil sementara Operasi Turangga Candi 1 2012 yang dilaksanakan Polres Rembang sedikitnya disita 36 unit sepeda motor hasil kejahatan dan I buah mobil serta menangkap 3 tersangka pelaku curas.


Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto mengungkapkan, operasi turangga lebih banyak dilaksanakan oleh jajaran reserse dan kriminal (reskrim), dengan sasaran memburu kendaraan bermotor hasil tindak kriminal dan para pelakunya. Selama sebelas hari operasi berlangsung jajaran reskrim berhasil menyita ranmor hasil kejahatan, menangkap pelaku dan membongkar jaringan penadah.


Diharapkan sampai berakhirnya operasi turangga nanti jumlah sitaan dan pelaku tindak curanmor terus bertambah, Kepada masyarakat juga dipersilahkan melihat ranmor yang berhasil disita, diperkenankan mengambil dengan gratis setelah menunjukan bukti sah kepemilikan Kendaraan tersebut.


Terpisah Kasatreskrim AKP Bahrin menjelaskan, dari pengungkapan kasus-kasus curanmor, Hasilnya dapat menangkap Mohammad Maulana alias Gundul usia 26 tahun warga Desa Gunem Kecamatan Gunem, pelaku perampasan sepeda motor di sekitar Bumi Perkemahan Karangsari Park, beberapa waktu lalu.

Kemudian juga ditangkap tersangka lain, Aan Abror Rizky usia 23 tahun warga Plangitan Pati, pelaku pencurian sepeda motor milik Dwi Nurliawati, warga desa Sumberejo Kec. Rembang di lokasi pasar kota Rembang, pada bulan Juli 2011. Disinyalir ada hubungan antara pelaku curanmor dari Rembang, Blora dan Pati, mereka saling bertukar barang hasil kejahatan.


Dari semua kasus yang terungkap tambah AKP Bahrin, tentu bermuara pada keberadaan penadah, mereka yang kedapatan membeli kendaraan bermotor baik hasil kejahatan atau bodong, juga dibidik dalam pelaksanaan operasi turangga. (heru )

More aboutPolres Sita 36 Sepeda Motor Dan Tangkap 3 Tersangka

Kesenian kethoprak perlu pembinaan

Posted by ReTRo

Rembang-Kesenian kethoprak di Wilayah Kabupaten Rembang pasca reformasi keberadaanya sangat memperihatinkan karena dari tahun ke tahun mulai sepi tanggapan. Kondisi ini dikawatirkan aset budaya bangsa Indonesia akan punah ditelan jaman.


Menurut keterangan salah satu seniman Kethoprak asal desa Turus gede RT 1 RW 1 Dukuh Ngrondo kecamatan rembang Slamet Widodo, Ia yang sudah menggeluti seni kethoprak selama kurun waktu 16 tahun, mengakui dalam perjalanannya tanggapan seni kethoparak dari tahun ke tahun semakin sepi, sebelum reformasi tanggapan pertahun bisa mencapai ratusan, namun kini hanya tinggal sekitar 5 tanggapan pertahunnya kondisi ini menjadikan prihatin para seniman karena kethoprak menjadi sandaran hidup , Namun ia masih beruntung karena punya profesi kerja serabutan lainnya.


Disebutkannya penyebab minimnya minat masyarakat terhadap kesenian kethoprak diantaranya tidak adanya simpati dari masyarakat khususnya pada kethoprak asli Rembang dan minimnya pembinaan dari dinas terkait. Kalaupun ada wadahnya keberadaannya dinilai masih Vakum dan sebatas hanya formalitas saja .


Disamping itu untuk melestarikannya masih terkendala pada biaya dan minimnya dukungan dari pmerintah. Karena kesenian kethoprak membutuhkan banyak pemain, sound sistem, panggung, kelir, pakaian dekorasi dan gamelan.


Sedangkan terkait minat generasi muda terhadap kethoprak sekarang ini dinilai hanya sebatas menikmati hiburan saja, yang sifatnya hura-hura dengan melihat kecantikan dan ketampanan pemainnya, sehingga menjadikan kendala tersendiri. Harapannya untuk melestarikan kethoprak kedepan ada perhatian dan pembinaan dari pemerintah.


Sementara itu Kabid kebudayaan Dinas kebudayan pariwisata pemuda dan olah raga (Dinbudparpora) kabupaten rembang Karsono saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pembinan kesenian khususnya seni kethoprak masih terbatas pada anggaran, namun pembinaan tetap ada dan kini difokuskan masuk disekolah, dengan pertimbangan ada sarana pendukung alat, sumber dana dan pembinan Mulok dari guru setempat, sehingga nantinya diharapkan dapat lebih mudah menggerakkan generasi muda berminat pada seni kethoprak.


Sebagai bentuk kepedulian pada kesenian, rencananya Dinbudparpora akan menyalurkan bantuan pada 16 group kesenian di rembang apabila mereka dalam mengajukan bantuan layak dan lolos dalam klarifikasi. (fandi )

More aboutKesenian kethoprak perlu pembinaan

Remaja Peduli generasi muda

Posted by ReTRo

Sulang-Memperingati Hari Gizi yang jatuh tanggal 27 Januari 2012 Konsultasi Informasi Remaja SMAN 01 Rembang (PIK KIRESSA) berkunjung ke TK Sentana 2 Desa Landoh, Kecamatan Sulang. Kunjungan siswa siswi SMA Negeri 1 Rembang yang tergabung dalam organisasi PIK KIRESSA tersebut difokuskan pada kegiatan peningkatan penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa-siswi TK di Desa Landoh .


Fadhila salah satu pengurus PIK KIRESSA mengatakan, Kegiatan ini bisa menyenangkan dan mengajarkan adik-adik TK Sentana 2 untuk senantiasa menjaga pola makan dengan gizi seimbang, yaitu makanan 4 sehat 5 sempurna.


Diungkapkannya, kedatangan PIK KIRESSA disambut dengan antusias oleh siswa-siswi, guru-guru, dan para orang tua siswa, dengan lagu “Selamat Datang Kakak”. Dalam acara tersebut juga dihadiri pembina KRR dari BPMPKB kabupaten Rembang.


Sementara Mini, selaku kepala sekolah TK Sentana 2 menuturkan bahwa dirinya sangat senang telah dikunjungi siswa-siswi SMA Negeri 1 Rembang yang sedia mengunjungi TK di desa yang cukup terpencil. Terutama kepedulian besar terhadap kesehatan dan gizi adik-adik TK Sentana 2 Landoh.


Kegiatan yang rangkaian acaranya didedikasikan “ Dari kakak untuk adik” tersebut meliputi pembagian hadiah dari lomba mewarnai, makan bubur kacang hijau dan biscuit bersama, dan sosialisasi makanan dan minuman bergizi serta manjauhkan diri dari makanan yang tidak sehat dan higienis. Selain itu juga dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari SMA Negeri 1 Rembang oleh Ibu Sri Kuswinarti selaku pembina PIK KIRESSA kepada TK Sentana 2 Landoh. ( Faris )

More aboutRemaja Peduli generasi muda

Pembuatan jalan Tembus

Posted by ReTRo

Sarang-Jalan menjadi prioritas utama dalam pembenahan sarana dan prasarana yang ada di desa Sendang Mulyo kecamatan Sarang, di karenakan jalan merupakan sarana yang fital bagi warga desa dalam melakukan aktifitas kerja dan membantu memperlancar arus perekonomian desa.


Kepala Desa Sendang Mulyo Kecamatan Sarang Ahmad gufron mengatakan, pihak desa telah membangun akses jalan tembus yang menghubungkan desa sendang mulyo dengan jalan raya Sedan Sarang. sebelum di bangun jalan tersebut merupakan jalan setapak yang sulit di lalui kendaraan roda dua , maupun roda empat.


Pada pembangunan tahap awal jalan tersebut hanya di Pasir dan batu (sirtu) dengan maksud untuk mengetahui tektur tanah sebelum di lanjutkan ke pengaspalan dan ke makadam.


Ahmad Ghufron menambahkan jalan dengan panjang 291 meter dengan lebar 2 meter, merupakan jalan pintas . Karena warga desa sendangmulyo sebelumnya harus menempuh perjalanan 1,5 kilometer untuk mencapai jalan raya sarang Sedan. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut, warga hanya menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 300 meter untuk sampai di jalan raya.


Banyak keuntungan yang di dapat warga jarak dan waktu tempuh bisa lebih pendek, di samping itu jalan tersebut juga untuk jalan pengangkutan hasil pertanian di karenakan di sisi kanan dan kiri jalan banyak kebun mangga dan lahan pertanian tadah hujan yang banyak di tanamai padi. Jalan yang di bangun dengan dana 23 juta lebih dan dibantu Swadaya dari warga merupakan pengembangan dari Program Nasional Pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPMMD) tahun 2011. (Heri )

More aboutPembuatan jalan Tembus

posts